Monday, July 26, 2010

Filologi adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang bahasa teks kesusasteraan, terutama kesusastraan kuno. Hikayat adalah sebuah kata yang berasal dari bahasa Arab yang berarti cerita dalam bentuk narasi. Di dalam bahasa Aceh, terlepas dari isinya, hikayat pun berarti sebuah cerita dalam bentuk narasi yang biasanya ditulis secara berirama.

Salah satu ciri hikayat adalah seksi awalnya berisi pujian-pujian kepada Tuhan dan Nabi Muhammad yang diikuti dengan pandangan umum penulis, peringatan-peringatan atau nasihat-nasihat. Hikayat biasanya dikarang untuk dibaca di hadapan sekelompok kecil atau sekelompok besar pendengar. Isi hikayat mencakup serentetan subjek seperti sejarah, agama, pendidikan, fiksi dan sebaginya.

Tersebutlah salah satu hikayat dalam bahasa Aceh yakni Hikayat Prang Sabi. Dalam bahasa Indonesia, disebut dengan prang sabil, memiliki sebuah arti mirip dengan “Prang Suci” atau “berjuang di Jalan Allah”, yakni jihad fi sabilillah. Hikayat Prang Sabi dapat dikatakan sebagai sebuah kisah atau cerita naratif yang ditulis dalam bentuk berirama yang bertujuan untuk memberi nasihat dan semangat kepada orang-orang untuk terjun ke medan peperangan melawan orang-orang kafir, terlepas dari sebagiannya yang juga tersisip peringatan-peringatan bagi pendengarnya untuk taqwa kepada Tuhan secara umum.

Filologi Hikayat Prang Sabi *

Read More

Monday, July 05, 2010


Berikut daftar gempa terdahsyat dunia menurut data US Geological Survey (USGS), yang dimuat laman news.com.au. Dan Indonesia termasuk 3 kali dalam 10 tahun terakhir dalam kategori terdahsyat dan terparah, hal ini menunjukkan Indonesia berada dititik rawan gempa di daerah lempengan bumi.
1.      Gempa dengan kekuatan 9,5 SR mengguncang Chile pada 22 Mei 1960 (Ahad 26 Zulkaedah 1379 AH). Sebanyak 1.655 orang tewas. Tsunami yang di akibatkan gempa ini juga menewaskan 68 orang di Hawaii, 138 orang di Jepang, dan 32 orang di Filipina.
2.      Gempa berkekuatan 9,2 SR mengguncang Alaska pada 28 Maret 1964 (Sabtu 14 Zulkaedah 1383 AH). 15 orang tewas akibat gempa, sedangkan 113 orang tewas akibat tsunami susulan.
3.      Gempa 9,1 SR di Aceh, Indonesia pada 26 Desember 2004 (Ahad 14 Zulkaedah 1425 AH). Gempa itu mengakibatkan tsunami dahsyat yang menewaskan 230.000 orang di beberapa belahan dunia.
4.      Hawaii, 4 November 1952 (Selasa 15 Safar 1372 AH), terjadi gempa berkekuatan 9,0 SR. untungnya, tak ada yang tewass dalam musibah ini.
5.      Gempa dengan kekuatan 8,8 SR terjadi di Ekuador pada 31 Januari 1906 (Arbaa 5 Zulhijjah 1323 AH). Menimbulkan tsunami yang membunuh 1.500 orang di Ekuador dan Kolombia.
6.      Gempa 8,7 SR terjadi di Alaska pada 4 februari 1965 (Khamis 2 Syawal 1384 AH). Tidak di laporkan adanya korban jiwa.
7.      Gempa dengan kekuatan 8,6 SR mengguncang Indonesia, tepatnya di Nias dan Simeulu (Aceh) pada 28 maret 2005 (Isnin 17 Safar 1426 AH). Lebih dari 1.300 orang tewas.
8.      Gempa berkekuatan 8,6 SR mengguncang Tibet pada 15 Augustus 1950 (Selasa 1 Zulkaedah 1369 AH). Sebanyak 780 orang tewas.
9.      Alaska, 9 maret 1957 (Sabtu 7 Syaaban 1376 AH), gempa berkekuatan 8,6 SR. Tak ada korban tewas.
10.   Indonesia, 12 september 2007 (Arbaa 29 Syaaban 1428 AH), gempa berkekuatan 8,8 SR pukul 18.10 WIB. Pusat gempa terletak kira-kira 10 km di bawah tanah, sekitar 105 km lepas pantai Sumatra, atau sekitar 600 km dari ibukota Jakarta. Musibah ini menalan korban 25 orang tewas. Sehari selanjutnya Gempa besar kedua terjadi dengan kekuatan 7.8  Mw,  pada 13 September  di daerah Kepulauan Mentawai, 2.526°LS 100.963°BT -- 188 km dari Padang, Sumatra Barat, di kedalaman 10 km.
11.  Gempa berkekuatan 8.0 skala Richter mengguncang Samoa, Amerika Serikat pada Selasa 29 September 2009 (Selasa 9 Syawal 1430 AH) waktu setempat. Gempa ini memicu tsunami, sedikitnya 39 orang tewas dalam musibah ini.

Catatan Sejarah Gempa Bumi & Tsunami di Dunia

Read More

Copyright © 2015 Herman Khan | Portal Manuskrip Aceh dan Malay | Distributed By Blogger Template | Designed By Blogger Templates
Scroll To Top